 |
| Gunung Mahawu |
Tomohon, MDTV: Di Kota Tomohon, Sulawesi Utara terdapat dua gunung berapi aktif. Yakni Lokon dan Mahawu.
Namun, kini salah satunya, yakni Gunung Mahawu seolah sudah terlelap dalam tidur panjang dan hanya menyisakan keindahan jejak letusannya.
Berbeda dengan Gunung Lokon yang sudah tiga tahun berstatus siaga. Gunung Mahawu kini berada dalam status normal.
Bahkan menurut pengamatan di pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Gunung Mahawu dalam setahun tercatat hanya terjadi tak lebih dari sepuluh kegempaan vulkaniknya.
"Sampai saat ini, Gunung Mahawu relatif aman," kata kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Lokon dan Mahawu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Farid Ruskanda Bina.
Meskipun Gunung Lokon, aktivitas vulkaniknya tidak akan mempengaruhi aktivitas vulkanik di Gunung Mahawu. "Masing-masing memiliki jalur suplai energi yang berbeda," papar Farid.
Sebenarnya Gunung Mahawu bukan-lah gunung yang tak berbahaya. Gunung ini pernah meletus, tapi letusan terakhirnya terjadi pada tahun 1789 lalu.
Karena letusan itulah kini tercipta kawah berdiameter 180 meter dengan kedalaman 140 meter.
Gunung Mahawu merupakan gunung berapi tipe stratovolcano. Posisinya berada di sebelah timur gunung berapi Lokon.
Kini gunung ini, menjadi lokasi favorit warga Kota Tomohon untuk menghabiskan hari libur akhir pekannya. Wisatawan bisa sampai ke puncak gunung tanpa harus menelusuri jalan setapak di tengah hutan.
Sebab, pemerintah setempat telah menyediakan sarana dan prasarana jalan untuk wisatawan berupa tangga yang bisa mencapai ke puncak gunung itu.
Title : Keindahan Jejak letusan gunung Mahawu
Description : Gunung Mahawu Tomohon, MDTV: Di Kota Tomohon, Sulawesi Utara terdapat dua gunung berapi aktif. Yakni Lokon dan Mahawu. Namun, kini sa...